Menyambut Bulan Ramadhan

Bismillaah..

Bahwasanya bulan Ramadhan adalah ajang perlombaan bagi orang-orang yang bertaqwa..

Selayaknya orang yang akan berlomba maka ada hal-hal yang harus dipersiapkan.

1. Adanya “pemanasan” dalam beribadah (memperbanyak baca alQuran, sholat malam bersedekah, dsb) untuk menyambut bulan Ramadhan. Kenapa? Agar saat perlombaan itu dimulai, kita sudah lebih siap untuk beribadah lebih dari sebelumnya.

2. Pastikan bahwa diri kita sudah melengkapi ilmu kita tentang ibadah-ibadah di bulan Ramadhan. “Al ‘Ilmu Qoblal Qouli Wal ‘Amal” (berilmu sebelum berkata dan berbuat).

3. Agar ibadah sempurna, maka kita juga harus mengetahui apa makna dari ibadah yang kita kerjakan. Salah satu makna ibadah di bulan Ramadhan adalah agar diri dapat menahan nafsu dan perbuatan sia-sia.

4. Perbanyak istighfar sebelum Ramadhan datang, karena sesungguhnya dosa-dosa menutup hati dan menyebabkan malas beribadah.

5. Tanamkan di diri kita bahwa tidak ada seorangpun dapat beribadah selain atas izin Allah. Laa haula wa laa quwwata illaa billaah.. Agar diri tidak merasa ujub.

6. Targetkan diri untuk beribadah (agar tidak menunda-nunda) dan berani menolak ajakan perbuatan yang sia-sia (misal: bukber sampai larut malam, terawehnya jadi ketinggalan).

7. Doktrin diri kita bahwasanya Ramadhan nanti adalah Ramadhan terakhir kita..

Semoga bermanfaat

Dicatat oleh Ummu Hammam, kutipan kajian ustadz Nuzul Dzikri (Meet & Greet Ramadhan, 10 juni 2015)

sumber: Les Bijoux (Path)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s