Maut

Siapa diantara kita yang tidak akan ditimpa kematian?

Ia tidak memiliki teman, ketika ia datang maka berakhirlah segala sesuatu..
Ia tidak memiliki tempat, seluruh alam inilah tempatnya, kita tidak bisa berlari ataupun bersembunyi darinya walaupun kita berada di dalam benteng yang kokoh..
Ia tidak memiliki waktu, ia terus bekerja sepanjang hari, sepanjang masa..
Ia tidak menunggu seorangpun, akan tetapi kita semua yang menunggunya..

Ia adalah penghancur angan, penghancur keinginan, penghancur impian..
Ia adalah akhir fase pertama manusia, ia adalah kematian..

Hiduplah sesuka hatimu!
Tumpahkan dan hamburkan kesenangan demi kesenangan untuk memuaskan nafsumu..
Katakan semaumu tentang Islam, orang-orang shalih, ketaatan dan kebaikan!
Bergembiralah dan tertawalah sepuas-puasmu kepada dunia, kelak pada akhirnya engkau juga akan meregang di tengah sakratul maut..
Dan entah kapan, itu pasti akan menimpamu, lalu engkau mati..

Saat itu, Malaikat maut tepat berada di atas kepalamu..

Hatimu bergetar!
Nyawamu meregang!
Mulutmu terkunci!
Anggota badanmu melemas!
Lehermu berkeringat!
Matamu terbelalak!

Pintu taubat sudah tertutup..

Orang-orang disekitarmu menangis, sedangkan kamu sendiri mengerang melawan sakit..
Lalu.. nyawamu diangkat ke langit..

Sebelum semua itu terjadi, sebelum semuanya terlambat, selamatkanlah dirimu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s